PROFIL PERUSAHAAN

Berawal dari keinginan bahwa Indonesia tidak boleh kalah dengan negara lain dalam bidang pariwisata, Direktur Utama PT. Demata Maris Indonesia, yaitu Bapak Petrus FX Kusuma mendapatkan inspirasi untuk mengadaptasi konsep tempat wisata dari luar negeri agar dapat dibawa ke Indonesia. Bertujuan agar masyarakat di Indonesia dapat mengunjungi tempat serupa namun tidak sama yang tetap lekat dengan unsur edukatif, inovatif, dan entertaining. Ditawarkan dengan harga tiket masuk yang low cost-highly entertaining, sehingga memberikan kesempatan terhadap semua kalangan untuk dapat berwisata. Dengan adanya beberapa tempat wisata yang sudah ada dan yang akan dibangun oleh PT. Demata Maris Indonesia tidak hanya merupakan sebuah cita-cita dan mimpi yang terwujud namun juga sebuah bisnis yang potensial yang memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk berwisata dengan harga tiket yang murah.


VISI

  • Sebagai inovator dan pioneer penyedia wahana wisata edutainment di Indonesia.
  • Sebagai penyedia wahana wisata yang inovatif, edukatif dan entertaining di Indonesia.
  • Sebagai penyedia wahana wisata yang berbeda, unik, dan spektakuler untuk semua kalangan masyarakat di Indonesia.

MISI

  • Mengelola dan mengembangkan wahana wisata yang baru, unik dan spektakuler.
  • Memberikan standar world class customer service kepada pengunjung.
  • Menciptakan lingkungan dan suasana yang menyenangkan, edukatif dengan unsur seni, budaya, dan pengetahuan kepada pengunjung.

DEMATA PEDULI

Showing 1- 2 of 2 results

Berbagi Kasih di Museum De MATA, De ARCA & D’WALIK

13 Oktober 2017

Bekerjasama dengan FKKADK (Forum Komunikasi Keluarga Anak dengan Kecacatannya) dan Dinas Sosial, rombongan anak-anak berkebutuhan khusus datang ke Museum De MATA - De ARCA – D’WALIK Yogyakarta pada Jumat, 13 Oktober 2017. Acara yang bertajuk “We Care, We Share” ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Museum De MATA - De ARCA – D’WALIK Yogyakarta terhadap anak-anak berkebutuhan khusus di Yogyakarta.

Senyum dan tawa terpancar dari wajah setiap anak-anak yang datang. Sejak pukul 09.00 WIB, anak-anak sudah berkumpul dan berkeliling di Museum ini. Keterbatasan yang dimiliki tidak menghalangi anak-anak ini berekspresi dalam berfoto. Ekpresi yang terlihat dari anak-anak ini menunjukkan betapa anak-anak menikmati wahana di Museum ini.

Thea, Marketing De MATA – De ARCA – D’WALIK Museum mengatakan, “Kami selalu bersyukur dapat berbagi dengan anak-anak berkebutuhan khusus ini. Melihat mereka datang dan bisa menikmati bermain di Wahana kami sudah menjadi suatu kebahagian bagi kami.”

Sependapat dengan beliau, Titik, salah satu Aktivis sekaligus Koordinator FKKADK mengungkapkan, “Acara ini diadakan dengan tujuan memberikan pengalaman baru bagi anak-anak dengan berkebutuhan khusus. Kekurangan yang mungkin terlihat diluar tidak boleh membatasi anak-anak ini untuk membaur dengan sesamanya.”.

Suwardi Slamet, orangtua dari Dewi, salah satu anak dengan berkebutuhan khusus mengungkapkan kebahagiannya melihat putrinya bisa berfoto dan berekspresi di De MATA – De ARCA – D’WALIK. Jika selama ini Dewi dikenal sebagai anak yang sulit berinteraksi dengan lingkungan baru, di De ARCA, Dewi langsung berlari menghampiri patung Lady Diana yang kebetulan memakai baju merah, sama dengan baju yang ia gunakan saat itu dan meminta difotokan.


Read More..

Sinar Melati Goes to Museum De MATA, De ARCA & D’WALIK

Minggu, 15 Oktober 2017, The Alana Hotel & Convention Yogyakarta mengajak anak-anak dari Panti Asuhan Sinar Melati bermain ke Museum De MATA, De ARCA, D’WALIK. Kegiatan yang bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Panti Asuhan Sinar Melati” ini merupakan salah satu CSR (Corporate Social Responsibility) yang diadakan oleh The Alana Hotel & Convention Yogyakarta.

Sejak menginjakkan kaki di Museum De MATA, De ARCA, D’WALIK, tawa kebahagiaan terpancar dari para anak-anak yang datang.


Read More..